IdProo
IdProo Docs

Manual Penggunaan Administrator – Settings Application


Versi Dokumen: 1.0 Tanggal: 07 April 2026 Aplikasi: IdProo Ditujukan untuk: Administrator


Dalam artikel ini

  1. Branding Application
  2. Initial Credential
  3. Organization
  4. Position
  5. Global Access
  6. Ringkasan Alur
  7. Solusi dan Tindakan Selanjutnya

1. Branding Application

Halaman Branding memungkinkan Administrator untuk mengkustomisasi tampilan visual aplikasi IdProo yang terlihat oleh pengguna — mencakup logo, favicon, gambar halaman login, serta teks dan tautan pendukung pada antarmuka login.

Untuk mengakses halaman ini, buka Settings → Application → Branding melalui panel navigasi kiri.

⚠️ Perhatian: Pembaruan branding memerlukan waktu hingga 1 jam untuk diterapkan di seluruh antarmuka aplikasi. Perubahan tidak langsung terlihat setelah disimpan.


1a. Logo dan Favicon Aplikasi

Bagian pertama halaman Branding menampilkan dua aset visual utama aplikasi.

Branding — Logo dan Favicon

Gambar 1: Halaman Settings → Application → Branding — menampilkan bagian Logo dan Favicon beserta gambar yang saat ini aktif.

Aset Fungsi Format yang Didukung Ukuran Maksimum
Logo Ikon utama aplikasi yang muncul di bilah navigasi dan antarmuka umum jpg, jpeg, png 500 kb
Favicon Ikon kecil yang muncul di tab browser jpg, png, ico 100 kb
Ukuran yang direkomendasikan: 35×35 piksel

Cara mengganti Logo atau Favicon:

Klik tombol Change di sebelah gambar yang ingin diganti.

Branding — klik Change untuk Logo

Gambar 2: Halaman Branding — kursor berada pada tombol Change di sebelah Logo, siap untuk membuka dialog pemilihan file.

Dialog pemilihan file sistem akan terbuka. Pilih file gambar yang sesuai dari perangkat Anda, kemudian klik Open.

Branding — dialog pemilihan file

Gambar 3: Dialog Open sistem operasi terbuka — Administrator memilih file gambar dari direktori lokal. Pastikan file yang dipilih memenuhi format dan batas ukuran yang ditentukan sebelum dikonfirmasi.

Catatan: Pastikan file gambar yang diunggah tidak melebihi batas ukuran yang ditentukan. File yang melebihi batas ukuran akan ditolak oleh sistem.


1b. Gambar Halaman Login

Bagian ini mengatur tampilan visual pada halaman login aplikasi IdProo.

Branding — Login background dan Login side image

Gambar 4: Bagian Login background dan Login side image pada halaman Branding — Login background saat ini berwarna putih; Login side image menampilkan ilustrasi default IdProo.

Elemen Fungsi Format Ukuran Maks
Login background Gambar latar belakang yang ditampilkan di halaman login jpg, jpeg, png 500 kb
Login side image Ilustrasi atau gambar dekoratif yang tampil di sisi halaman login jpg, jpeg, png 500 kb

Klik tombol Change pada masing-masing elemen untuk mengganti gambar menggunakan dialog pemilihan file yang sama seperti pada Logo.


1c. Pengaturan Teks dan Tautan Login

Bagian ini mengatur metadata aplikasi dan teks pendukung yang ditampilkan pada halaman login.

Branding — pengaturan teks login dan tombol Save

Gambar 5: Bagian bawah halaman Branding — pengaturan Title, Meta description, fitur self-service password reset, Login footer, dan tombol Save.

Penjelasan setiap field:

Field Keterangan Contoh informasi
Title (wajib) Nama aplikasi yang ditampilkan pada judul tab browser IdProo
Meta description Deskripsi singkat aplikasi yang digunakan pada meta tag HTML IdProo
Show self-service password reset Toggle — mengaktifkan atau menonaktifkan tautan reset password mandiri di halaman login Aktif
Self-service password reset text Teks tautan reset password yang tampil di halaman login Forgot password ?
Self-service password reset link URL tujuan saat tautan reset password diklik /resetpassword
Login footer text Teks keterangan yang muncul di bagian bawah halaman login untuk petunjuk lebih lanjut
Login footer link URL yang menjadi tujuan tautan di footer login https://idproo.id/security
Login footer link text Label teks yang dapat diklik untuk menuju Login footer link Klik Disini

Menyimpan Konfigurasi Branding:

Setelah seluruh perubahan branding selesai dikonfigurasi, klik tombol Save di bagian bawah halaman untuk menyimpan semua perubahan sekaligus.

Catatan: Tombol Save pada halaman Branding menyimpan seluruh konfigurasi pada halaman ini — termasuk gambar yang baru diunggah maupun perubahan teks — dalam satu aksi. Perubahan baru akan mulai diterapkan dalam kurun waktu hingga 1 jam.


2. Initial Credential

Halaman Initial Credential digunakan Administrator untuk mengatur kata sandi awal (default password) yang secara otomatis ditetapkan pada setiap akun pengguna yang baru dibuat, serta kebijakan penggantian kata sandi saat login pertama.

Klik Settings → Application → Initial Credential pada panel navigasi kiri.

Initial Credential — halaman pengaturan

Gambar 6: Halaman Settings → Application → Initial Credential — menampilkan field Default Password dan toggle Require Password Change.

Konfigurasi Initial Credential

Default Password

Field ini menampilkan kata sandi default yang akan diberikan kepada setiap pengguna baru saat akun mereka pertama kali dibuat. Nilai ditampilkan dalam bentuk tersembunyi (●●●●) untuk menjaga kerahasiaan.

Untuk melihat atau memverifikasi isi kata sandi yang tersimpan, arahkan kursor ke ikon mata (👁) di sisi kanan field — tooltip Show / hide password akan muncul. Klik ikon tersebut untuk beralih antara tampil dan tersembunyi.

Initial Credential — tooltip Show/hide password

Gambar 7: Ikon mata pada field Default Password menampilkan tooltip "Show / hide password" saat kursor diarahkan ke atasnya — memungkinkan Administrator memverifikasi kata sandi yang tersimpan.

Require Password Change

Toggle ini menentukan apakah pengguna diwajibkan mengganti kata sandi mereka pada saat login pertama kali. Saat toggle berada dalam posisi aktif (biru), sistem akan memaksa setiap pengguna baru untuk mengubah kata sandi default mereka sebelum dapat menggunakan aplikasi.

Kondisi Toggle Perilaku Sistem
Aktif (biru) Pengguna baru wajib mengganti kata sandi default pada login pertama
Nonaktif Pengguna baru dapat langsung masuk menggunakan kata sandi default tanpa kewajiban menggantinya

Menyimpan Konfigurasi:

Klik tombol Save untuk menyimpan perubahan pada Default Password dan/atau Require Password Change.

Initial Credential — tombol Save

Gambar 8: Halaman Initial Credential — kursor berada pada tombol Save untuk menyimpan konfigurasi.


3. Organization

Halaman Organization digunakan Administrator untuk menentukan organisasi tujuan (fallback target) secara default bagi pengguna yang berada dalam kondisi tertentu — yaitu pengguna yang belum terdefinisi organisasinya, pengguna yang akunnya dihapus, dan pengguna yang berstatus terminasi.

Klik Settings → Application → Organization pada panel navigasi kiri.

Organization — halaman pengaturan

Gambar 9: Halaman Settings → Application → Organization — menampilkan tiga field konfigurasi organisasi default: Undefined, Deleted, dan Terminated.

Konfigurasi Organisasi Default

Halaman Organization memiliki tiga field yang masing-masing bersifat wajib diisi (ditandai dengan tanda bintang merah *):

Field Keterangan Nilai Saat Ini
Undefined (wajib) Organisasi yang menjadi tujuan default bagi pengguna yang belum memiliki organisasi yang terdefinisi Kantor Pusat
Deleted (wajib) Organisasi yang menjadi tujuan default ketika akun pengguna dihapus Head Office
Terminated (wajib) Organisasi yang menjadi tujuan default ketika akun pengguna berstatus terminasi Head Office

Mengubah Organisasi Default

Klik tombol Change di sebelah field yang ingin diubah.

Organization — klik Change

Gambar 10: Halaman Organization — kursor berada pada tombol Change di sebelah field Undefined, siap untuk membuka dialog pemilihan organisasi.

Dialog pemilihan Organization akan terbuka, menampilkan seluruh daftar organisasi yang tersedia dalam sistem.

Organization — dialog pemilihan organisasi

Gambar 11: Dialog Organization — menampilkan daftar organisasi yang tersedia beserta kolom pencarian di bagian atas. Klik nama organisasi yang diinginkan untuk memilihnya.

Pada dialog ini tersedia:

  • Kotak Search — untuk menyaring daftar organisasi berdasarkan kata kunci nama.
  • Daftar Organisasi — menampilkan semua organisasi dalam hierarki folder. Klik nama organisasi yang diinginkan untuk langsung memilihnya dan menutup dialog.

Menyimpan Konfigurasi Organization

Setelah semua field disesuaikan, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.

Organization — tombol Save

Gambar 12: Halaman Organization — kursor berada pada tombol Save untuk menyimpan konfigurasi organisasi default.

Catatan: Ketiga field Organization bersifat wajib diisi. Sistem tidak akan menyimpan konfigurasi jika salah satu field dibiarkan kosong.


4. Position

Halaman Position digunakan Administrator untuk menentukan jabatan (position) default yang ditetapkan secara otomatis kepada pengguna yang berstatus terminasi.

Klik Settings → Application → Position pada panel navigasi kiri.

Position — halaman pengaturan

Gambar 13: Halaman Settings → Application → Position — menampilkan satu field konfigurasi: Terminated, jabatan default untuk pengguna yang berstatus terminasi.

Konfigurasi Position Default

Halaman Position memiliki satu field yang bersifat wajib diisi (*):

Field Keterangan Nilai Saat Ini
Terminated (wajib) Jabatan yang secara otomatis ditetapkan kepada pengguna saat akun mereka berstatus terminasi Back-end Developer

Mengubah Position Default

Klik tombol Change di sebelah field Terminated.

Position — klik Change

Gambar 14: Halaman Position — kursor berada pada tombol Change untuk membuka dialog pemilihan jabatan.

Dialog Select Position akan terbuka dengan tampilan dua panel:

Position — dialog Select Position

Gambar 15: Dialog Select Position — panel kiri menampilkan hierarki organisasi untuk memfilter jabatan; panel kanan menampilkan daftar jabatan yang tersedia beserta tombol Select dan kolom Search position.

Panel Fungsi
Panel Kiri Menampilkan hierarki folder organisasi — klik nama organisasi untuk memfilter jabatan berdasarkan organisasi tertentu
Panel Kanan Menampilkan daftar jabatan yang tersedia, dilengkapi nama organisasi asal dan ID jabatan. Gunakan kolom Search position untuk mencari jabatan tertentu

Klik tombol Select di sebelah jabatan yang diinginkan untuk memilihnya. Dialog akan tertutup secara otomatis dan nilai field Terminated akan diperbarui.

Menyimpan Konfigurasi Position

Klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.

Position — tombol Save

Gambar 16: Halaman Position — kursor berada pada tombol Save untuk menyimpan konfigurasi jabatan default.


5. Global Access

Halaman Global Access digunakan Administrator untuk mengatur kebijakan akses global terhadap aplikasi yang terdaftar di dalam ekosistem IdProo. Halaman ini memiliki dua tab: Whitelist dan Blacklist.

  • Whitelist — daftar aplikasi beserta role yang secara eksplisit diizinkan mengakses sistem secara global.
  • Blacklist — daftar aplikasi beserta role yang secara eksplisit ditolak aksesnya ke sistem secara global.

Klik Settings → Application → Global access pada panel navigasi kiri.

Global access — halaman Whitelist

Gambar 17: Halaman Settings → Application → Global access — tab Whitelist aktif, menampilkan tabel daftar aplikasi yang telah dikonfigurasi beserta kolom Application dan Role.


5a. Menambahkan Entri Whitelist (Add)

Klik tombol + Add whitelist di bagian atas tabel untuk menambahkan konfigurasi baru.

Global access — klik Add whitelist

Gambar 18: Halaman Global access — kursor berada pada tombol + Add whitelist.

Panel Add whitelist akan muncul di sisi kanan layar.

Global access — Add whitelist dropdown aplikasi

Gambar 19: Panel Add whitelist — dropdown Application terbuka menampilkan daftar aplikasi yang tersedia untuk dikonfigurasi. Gunakan kotak Search untuk mencari aplikasi tertentu.

Klik field Select application untuk membuka dropdown, lalu pilih aplikasi yang ingin ditambahkan ke whitelist. Aplikasi yang tersedia antara lain: Microo, Oficio Editor, SuperApp, IdProo Authenticator, Oficioo, Demo applications, dan lainnya.

Setelah memilih aplikasi, daftar Role yang tersedia untuk aplikasi tersebut akan ditampilkan sebagai pilihan checkbox.

Global access — Add whitelist pilih Role

Gambar 20: Panel Add whitelist setelah aplikasi Demo applications dipilih — dua pilihan role muncul: User (dicentang ✓) dan user.crud (tidak dicentang). Tombol Save menjadi aktif.

Langkah menambahkan entri whitelist:

  1. Klik tombol + Add whitelist.
  2. Pada dropdown Application, pilih aplikasi yang ingin dikonfigurasi.
  3. Centang (✓) satu atau lebih Role yang akan diberikan izin akses global.
  4. Klik tombol Save untuk menyimpan entri, atau Cancel untuk membatalkan.

Entri yang baru ditambahkan akan muncul di daftar tabel Whitelist.

Global access — Whitelist berhasil ditambahkan

Gambar 21: Halaman Global access Whitelist setelah entri baru Demo applications (Role: User) berhasil ditambahkan — baris baru muncul di tabel dengan checkbox terpilih.


5b. Menghapus Entri Whitelist (Delete)

Penghapusan entri whitelist dapat dilakukan secara individual (per baris) maupun secara bulk/mutliple (beberapa entri sekaligus).

Hapus Satu Entri:

Arahkan kursor ke baris entri yang ingin dihapus — ikon hapus (🗑) akan muncul di sisi kanan baris. Klik ikon tersebut.

Global access — ikon Delete per baris

Gambar 22: Tabel Whitelist — kursor pada ikon hapus (🗑) baris Oficioo, menampilkan tooltip "Delete".

Hapus Beberapa Entri Sekaligus (Bulk Delete):

Centang checkbox di kolom paling kiri pada setiap baris yang ingin dihapus. Tombol Delete item (N) akan muncul di bagian atas tabel — nilai N menunjukkan jumlah entri yang dipilih.

Global access — bulk delete dipilih

Gambar 23: Tabel Whitelist dengan dua baris dipilih (Oficioo dan Demo applications) — tombol Delete item (2) muncul di bagian atas tabel.

Setelah mengklik ikon hapus (single) atau tombol Delete item (N) (bulk), dialog konfirmasi penghapusan akan muncul.

Global access — dialog konfirmasi Delete

Gambar 24: Dialog Delete Roles — konfirmasi "Are you sure to delete this Roles?" dengan tombol Cancel dan Delete (merah).

Klik Delete (tombol merah) untuk mengonfirmasi penghapusan, atau Cancel untuk membatalkan.

⚠️ Perhatian: Penghapusan entri whitelist bersifat permanen. Aplikasi yang dihapus dari whitelist tidak akan lagi memiliki izin akses global sesuai role yang sebelumnya dikonfigurasi.


Gunakan kotak Search di sudut kanan atas tabel untuk memfilter daftar whitelist berdasarkan nama aplikasi.

Global access — search whitelist

Gambar 25: Tabel Whitelist dengan kata kunci oficioo pada kotak Search — tabel menampilkan hanya satu entri yang cocok: Oficioo.

Ketikkan nama aplikasi (sebagian atau lengkap) dan tabel akan memperbarui hasilnya secara otomatis. Klik ikon × di dalam kotak Search untuk menghapus filter dan kembali ke tampilan penuh.


5d. Blacklist

Tab Blacklist berfungsi dengan mekanisme yang identik dengan Whitelist, namun dengan tujuan berlawanan — entri pada Blacklist mendefinisikan aplikasi dan role yang secara eksplisit ditolak aksesnya ke sistem secara global.

Klik tab Blacklist di bagian atas halaman Global access untuk beralih ke tampilan Blacklist. Semua operasi (tambah, hapus, cari) menggunakan antarmuka dan langkah yang sama persis dengan Whitelist.


6. Ringkasan Alur

Buka aplikasi IdProo (akun Administrator)
        ↓
Klik tab SETTINGS pada bilah navigasi atas
        ↓
Pilih Application pada navigasi kiri → pilih sub-menu
        ↓
  ┌──────────┬─────────────┬──────────────┬──────────┐
  ↓          ↓             ↓              ↓          ↓
Branding  Initial        Organization  Position  Global access
          Credential                             (Whitelist /
                                                  Blacklist)
  ↓          ↓             ↓              ↓          ↓
Ubah logo, Default       Tetapkan org  Tetapkan   Add / Delete
favicon,  password &     default utk  jabatan    entri akses
gambar    require        Undefined /  default    global per
login,    change toggle  Deleted /    Terminated aplikasi
teks &                   Terminated   users      & role
metadata
  ↓          ↓             ↓              ↓          ↓
Klik Save  Klik Save    Klik Save     Klik Save  Klik Save /
                                                  Confirm Delete

7. Solusi dan Tindakan Selanjutnya

Situasi Tindakan yang Dianjurkan
Perubahan Logo atau Favicon belum terlihat di browser Perubahan branding memerlukan waktu hingga 1 jam untuk diterapkan — tunggu dan lakukan hard refresh browser (Ctrl+Shift+R) setelah periode tersebut
File gambar ditolak saat diunggah ke Branding Pastikan format file sesuai (jpg/jpeg/png untuk Logo; jpg/png/ico untuk Favicon) dan ukuran file tidak melebihi batas maksimum yang ditentukan (500 kb atau 100 kb)
Toggle "Require Password Change" tidak aktif, pengguna baru tidak diminta ganti password Aktifkan toggle Require Password Change pada halaman Initial Credential dan simpan konfigurasi
Pengguna baru menerima password yang salah Periksa nilai Default Password pada halaman Initial Credential — klik ikon mata (👁) untuk memverifikasi nilainya
Field Organization (Undefined/Deleted/Terminated) tidak dapat disimpan Ketiga field bersifat wajib — pastikan semua field telah diisi dengan memilih organisasi melalui tombol Change
Nama organisasi yang diinginkan tidak muncul di dialog Organization Gunakan kotak Search di dalam dialog Organization untuk mencari berdasarkan kata kunci; pastikan organisasi tersebut telah terdaftar di master data organisasi sistem
Jabatan yang diinginkan tidak muncul di dialog Select Position Filter menggunakan panel kiri (pilih folder organisasi tempat jabatan tersebut berada) atau gunakan kolom Search position di panel kanan
Aplikasi yang ingin ditambahkan ke Whitelist tidak ada di dropdown Pastikan aplikasi tersebut sudah terdaftar dan aktif di konfigurasi aplikasi IdProo sebelum menambahkannya ke Global access
Entri whitelist terhapus tidak sengaja Penghapusan bersifat permanen — tambahkan kembali entri tersebut melalui tombol + Add whitelist
Perlu memverifikasi apakah suatu aplikasi terdaftar di Whitelist Gunakan kotak Search di halaman Global access → Whitelist dan ketikkan nama aplikasi

Dokumen ini dibuat untuk keperluan panduan internal Administrator aplikasi IdProo. © 2026 IdProo — Hak Cipta Dilindungi